Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan di Gaza, Munir Al-Barsh, menggambarkan situasi bencana di wilayah yang terkepung itu, dengan mengatakan wilayah tersebut dibanjiri cokelat dan minuman ringan sementara bahan bakar, obat-obatan, dan makanan pokok ditahan. Situasi ini membuat bayi-bayi di inkubator terus-menerus berisiko meninggal.